Training Leadership Bagi Pimpinan Rumah Sakit : (26-27 November 2020, Jakarta) (8-9 Desember 2020, Semarang) (15-16 Desember 2020, Yogyakarta) (22-23 Desember 2020, Jakarta)

PENGANTAR TRAINING LEADERSHIP BAGI PIMPINAN RUMAH SAKIT

Kepemimpinan dalam suatu organisasi merupakan suatu faktor yang menentukan berhasil tidaknya suatu organisasi/usaha. Kepemimpinan yang efektif, membawa pengelolaan organisasi ke arah kesuksesan. Tanda kepemimpinan yang efektif adalah adanya keteraturan, hasil dan pengembangan dalam organisasi. Namun upaya untuk menunjukkan adanya kepemimpinan yang efektif tidaklah mudah. Kepemimpinan sangat bergantung dari personality yang mengembang posisi sebagai pemimpin. Setiap ketrampilan kepemimpinan yang efektif seharusnya melekat erat pada setiap pimpinan, apapun ruang lingkup tanggung jawabnya. Sikap dan gaya serta perilaku kepemimpinan seseorang sangat besar pengaruhnya terhadap organisasi yang dipimpinnya, bahkan berpengaruh terhadap produktivitas organisasinya.

Dalam UU No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit disebutkan KepalaRumah Sakit harus seorang tenaga medis yang mempunyai kemampuan dan keahlian di bidang perumahsakitan. Tidak hanya itu dalam UU No. 36 Tahun2009 tentang Kesehatan disebutkan pula setiap pimpinan penyelenggaraan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat harus memiliki kompetensi manajemen kesehatan masyarakat yang dibutuhkan. Kompetensi yang dimaksud dalam undang-undang ini pada hakekatnya tidak saja kompetensi yang terkait dengan kemampuan manajerial, melainkan juga termasuk kemampuan untuk memimpin organisasi rumah sakit, yang kompleks dan competitive.

Dunia perumahsakitan adalah dunia yang paling dinamis dan sensitive terhadap perubahan. Isu makro dan mikro dalam organisasi rumah sakit tidak saja terkait dengan konteks lokal melainkan sampai pada konteks global. Semakin banyak aktor lintas negara yang terlibat dalam pengelolaan rumah sakit di Indonesia. Saat ini disadari bahwa, perubahan terjadi begitu cepat dalam dunia usaha rumah sakit, kerumitan masalah terus bertambah. Situasi ini pada akhirnya menuntut manusia untuk bekerja serta menyesuaikan diri dan membangun dirinya untuk menghadapi rintangan dan tantangan. Akibatnya semua orang harus mempunyai kemampuan untuk mengolah situasi dan informasi untuk menjadi solusi. Semua orang harus berfikir kreatif untuk memecahkan persoalan dan yang pada akhirnya juga akan meningkatkan kredibilitas. Tingginya kredibilitas akan mendukung kepercayaan diri yang lebih tinggi untuk menghadapi tantangan yang lebih besar. Terlebih lagi di rumah sakit dengan segala kompleksitas permasalahan yang ada. Institusi Rumah Sakit adalah wadah kegiatan pelayanan public yang padat modal dan padat karya.

Salah satu Kunci penting untuk menjadi pemimpin yang efektif adalah kemampuan untuk melihat persoalan dan masalah dari kacamata yang berbeda. Kemudian kemampuan untuk mengambil jalan pemikiran yang berbeda dari jalan pemikiran yang biasa diambil. Pola pikir ini sering disebut sebagai pola pikir kreatif. Berpikir kreatif akan membawa seorang pemimpin menjadi penggagas dan dengan kreatifitas akan mewujudkan gagasan ke dalam kenyataan. Tugas utama seorang pemimpin adalah menciptakan mimpi indah bagi organisasi dan membangun komitmen pengikutnya untuk mewujudkan mimpi tersebut. Kreatifitas merupakan kekuatan daya cipta yang mewujudkan karya dan kerja yang bertumpu pada inovasi. Jalinan yang terjadi antara konsep berpikir kreatif dan kreatifitas dilakukan dengan dua tahap berbeda, yaitu berpikir lalu berbuat.

Untuk itu Citra Inti hadir guna meningkatkan kompetensi pimpinan rumah sakit di semua tingkatan, memberikan pemahaman, pengetahuan tentang potensi diri individu serta perannya dalam rumah sakit.

TUJUAN TRAINING LEADERSHIP BAGI PIMPINAN DI RUMAH SAKIT

Peserta mampu :

  • Mengenali prinsip-prinsip dasar dan teori kepemimpinan
  • Mengenali tipe/gaya kepemimpinan
  • Mengenali perubahan dan mampu melakukan perubahan
  • Berkomunikasi secara efektif dan retorika seorang pemimpin
  • Meningkatkan keterampilan analitis yang akan berdampak kepada berpikir kreatif untuk membangun kreatifitas kerja sehingga terbentuk motivasi positif dalam bekerja
  • Memahami konsep kepemimpinan dan proses penerapannya
  • Memahami perilaku dan attitude para follower dan membangkitkan motivasi dan gairah dalam bekerja
  • Mampu melakukan negosiasi secara efektif terhadap pihak internal maupun eksternal rumah sakit
  • Mampu menangani konflik dengan baik dan memanfaatkan office politic untuk meningkatkan produktifitas kerja.

MATERI TRAINING LEADERSHIP BAGI PIMPINAN DI RUMAH SAKIT

Materi ketrampilan analiis

  • Mengenal potensi diri
  • Modal untuk sukses bekerja

Breaking the limits

  • Mengenal pembatas fisik
  • Menghancurkan tembok pembatas prestasi

Mengolah kreatifitas

  • Membuat permulaan dalam “perencanaan”
  • Melatih kreatifitas

Pengembangan modal dasar

  • Meningkatkan kemampuan fisik
  • Meningkatkan kemampuan intelektual
  • Meningkatkan kemampuan mental
  • Meningkatkan kemampuan mengendalikan emosi
  • Meningkatkan kemampuan spiritual

Kreatif dalam memikirkan kehidupan dan kerja

  • Daya kreasi dan sikap kreatif sebagai kewajiban

Membangun etos kerja yang tangguh

  • Memahami kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas
  • Meningkatkan etos kerja

Menjaga dan memelihara perilaku kehidupan

  • Memahami perilaku positif, produktif dan kontributif
  • Implementasi perilaku positif, produktif dan kontributif

TRAINER

Citra Inti Consultant & Team

DURASI TRAINING

2 hari (efektif 14 jam)

INVESTASI TRAINING

Rp. 4.250.000,00/peserta (tidak termasuk biaya penginapan)

FASILITAS

Sertifkat, Modul + Soft Copy, Training Kit, Lunch, Coffee Break, Jaket, dan diselenggarakan di hotel berbintang

INFORMASI DAN PROMO

021-22830080

CONTACT PERSON

081213153848 (WA)

081212220471

METODE TRAINING

Ceramah, Diskusi kelompok, Latihan, Studi kasus

PESERTA TRAINING

  • Direktur Utama, Direktur, para Wakil Direktur
  • Kepala Bagian/Bidang, Manager Menengah dan Bawah, Pejabat Struktural

JADWAL TRAINING TAHUN 2020 :

  • 29-30 January 2020, Yogyakarta
  • 26-27 February 2020, Jakarta
  • 11-12 Maret 2020, Surabaya
  • 18-19 Maret 2020, Jakarta
  • 30-31 Maret 2020, Bandung
  • 8-9 April 2020, Yogyakarta
  • 15-16 April 2020, Semarang
  • 22-23 April 2020, Jakarta
  • 28-29 April 2020, Bogor
  • 13-14 Mei 2020, Jakarta
  • 3-4 Juni 2020, Semarang
  • 10-11 Juni 2020, Yogyakarta
  • 17-18 Juni 2020, Surabaya
  • 29-30 Juni 2020, Yogyakarta
  • 9-10 Juli 2020, Jakarta
  • 15-16 Juli 2020, Bandung
  • 22-23 Juli 2020, Semarang
  • 28-29 Juli 2020, Malang
  • 4-5 Agustus 2020, Jakarta
  • 11-12 Agustus 2020, Bandung
  • 18-19 Agustus 2020, Yogyakarta
  • 27-28 Agustus 2020, Semarang
  • 8-9 September 2020, Jakarta
  • 15-16 September 2020, Bandung
  • 22-23 September 2020, Yogyakarta
  • 28-29 September 2020, Bali
  • 6-7 Oktober 2020, Jakarta
  • 13-14 Oktober 2020, Bandung
  • 20-21 Oktober 2020, Surabaya
  • 27-28 Oktober 2020, Yogyakarta
  • 4-5 November 2020, Surabaya
  • 11-12 November 2020, Bandung
  • 18-19 November 2020, Yogyakarta
  • 26-27 November 2020, Jakarta
  • 8-9 Desember 2020, Semarang
  • 15-16 Desember 2020, Yogyakarta
  • 22-23 Desember 2020, Jakarta
  • 29-30 Desember 2020, Bandung